parkir malioboro

Pengalaman Parkir di Malioboro

Parkir Mahal Tak Terkira, Tak Sperti Kota Lainnya

Parkir Malioboro
Photo by Tomas Ryant from Pexels

Jalan Malioboro

Malioboro adalah sebuah nama jalan atau nama yang sering diistilahkan sebuah kawasan. dan jalan ini unik karena tepat berada pada garis imajiner gunung merapi, keraton, panggung krapyak yang ditarik garis lurus. Namun disini admin ingin menceritakan pengalaman tentang parkir di Malioboro yang sering viral karena dianggap mahal, dibandingkan kawasan lain dan kota lain. Mengapa?

Pengalaman

Saat itu sedang mengerjalan Interior food court di Mall Malioboro kami datang siang ketika mall sudah buka, ternayta kawasan jalan Malioboro sudah ramai sekali, mencari parkir pun susah, dan kami melewati sekali untuk berputar kembali ke kawasan jalan ini. baru ke 2 xnya ada patugas memberitahukan ada yang kosong terlihat dari kejauhan memberi aba aba tangan.

Kami pun masuk ke samping Mall, dan kami buka kaca mobil dan bertanya ” mas ada yang kosong” ada mas. tapi maaf parkirnya sepuluh ribu ya mas, langsung saja kami bilang ” siap !” dan kami ditujukan ke lokasi yang kosong 1 mobil. dengan sigap memberipan aba aba agar menyerempet mobil lainya.

Ya kami memberikan langsung sepuluh ribu dan langsung berkata ” trimakasih ya mas ” sama sama..

Harga tersebut 2018, bagi kami wajar saja karena memang susah ketika mencari parkir saat kondisi ramai sekali. kami menggangap itu adalah jasa mereka sehingga memudahkan kami menjangkau akses yang dituju.

Tips dan Saran Kami

Bagi para wisatawan sebaiknya bisa dipahami kawasan ini sangat padat saat kondisi liburan, jika tarifnya naik itu wajar karena permintaan parkir sangat banyak. Jika tidak ingin parkir mahal bisa diparkirkan mobil di hotel dan ke malioboro gunakan andong, atau gojek atau grab. selain tidak membuat macet tidak dikenakan tarif parkir dan manfaat lainya adalah memberdayakan jasa lokal.

Bagi yang merasa sangat keberatan bisa mengadukan ke dinas terkait perihal tarif parkir yang dirasa terlalu mahal, namun urian kami di atas mungkin bisa memberikan informasi bagi wisatawan yang belum dan akan berlibur ke Jogja khususnya kawasan malioboro

Sebaiknya gunakan transpotasi umum karena memberi banyak manfaat

Maanfaat berwisata di Jogja menggunakan transpotasi umum.

  • Mengurai kemacetan Jogja
  • Memberdayakan pekerja lokal
  • Badan kita tidak capek nyetir
  • Mobil aman di Hotel / tempat lainya
  • Hemat BBM
  • Hemat ongkos parkir
  • Hemat energi memikirkan parkir mahal, yang sebenarnya tujuan berwisata adalah bersenang-senang menjadi mencekam gara-gara uang yang tak seberapa dibanding biaya berwisata.
  • Bisa berinteraksi dengan kusir delman dan menanyakan banyak hal, itung itung guide gratis nah kan banyak manfaatnya mendapatkan ilmu.
  • Sensasi berwisata berbeda, kalau naik mobil pribadi sudah biasa, naik kendaraan umum saaat wisata itu istimewa.
  • Bertemu banyak orang membuka pintu rezeki ( ilmu, persaudaraan dan lainya ) sapa tau ketemu jodoh bagi mblo he..
  • Mengurangi panas di Jogja karena semakin banyak macet semakin panas udara membuat perjalanan wisata tidak nyaman sendiri padahal wisata mencari kenyamanan.
  • Belajar bahasa jawa dengan orang yang ditemui saat naik transpotasi umum karena kebanyakan tentu penduduk lokal atau sekitar yang bisa berbahasa jawa
  • Hemat biaya kuliner karena pastinya mereka tau informasi tempat makan enak dan murah
  • Mejadi Banyak saudara di Jogja pastinya karena di Jogja ramah ramah

dan masih banya manfaat lainya yang mungkin bisa ditambahkan di kolom komentar

dan Malioboro tetap menjadi primadona destinasi wisata di Yogyakarta

pic via : Photo by Agto Nugroho on Unsplash

Selamat Jalan-Jalan di Destinasi Wisata Lain di Yogyakarta

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *